Kejenuhan dalam kehidupan rumah tangga, terutama bagi pasangan yang sudah menikah lebih dari lima tahun merupakan hal yang lumrah. Kejenuhan ini bisa saja berpengaruh pada kehidupan seks. Asal dari kejenuhan bisa saja diakibatkan oleh seks yang monoton. Kejenuhan bisa juga disebabkan oleh fantasi yang tak kesampaian, kurangnya variasi atau kurangnya gairah salah satu pasangan.
Walau tak bisa mengatasi semua masalah ini, para pakar percaya bahwa menonton film porno bisa membantu pasangan mengatasi kejenuhan dalam kehidupan seks mereka. Fungsi yang paling utama adalah sebagai sex education. Untuk menarik penontonnya, film biru biasanya menyuguhkan berbagai atraksi posisi berhubungan seksual yang cukup variatif.
Dari situlah, pasangan bisa belajar melakukan berbagai variasi posisi seksual. Bahkan, para pasangan yang memiliki pandangan terbuka dalam urusan ranjang bisa mempelajari bermacam variasi selain posisi seksual. Misalnya, bagaimana melakukan seks oral, atau cara foreplay sebelum masuk ke menu penetrasi.
Fungsi yang kedua dari menonton film biru adalah sebagai media penyalur fantasi. Menurut penelitian, lelaki atau bahkan juga sebagian perempuan banyak yang memiliki fantasi seksual dengan melakukan seks lebih dari satu orang. Menonton film biru sambil melakukan hubungan seks bisa dijadikan cara pengganti pemuas fantasi yang lebih bisa diterima.
Fungsi lain dari film biru adalah sebagai ?appetizer? atau pembangkit selera untuk berhubungan seksual. Bukan rahasia lagi, bahwa salah satu sumber kejenuhan dalam kehidupan seksual pasangan menikah, adalah masalah kejenuhan terhadap partner seks.
Menonton film biru dapat dibilang mampu mengatasi hal tersebut. Menyaksikan adegan demi adegan dalam film biru bagi kebanyakan orang, apalagi bagi kaum lelaki, akan bisa membangkitkan gairah untuk melakukan hubungan seks. Jadi, sah dan wajar saja untuk menonton film biru, demi membangkitkan kembali gairah seksual dalam sebuah hubungan cinta. (yz)
Sumber: www.arthazone.com